Rabu, 04 April 2018

Anda pasti sudah tahu, bahwa mikroskop ini merupakan alat bantu seseorang untuk melihat objek yang sangat kecil yang tidak bisa dilihat dengan kasat mata, dan biasanya mikroskop ini digunakan untuk melakukan penelitian objek-obek kecil di laboratorium.
LPP Salman ITB pernah mengadakan pelatihan dengan tema di atas, dan Alhamdulillah ternyata responnya cukup bagus terbukti dengan banyaknya peserta yang mendaftar untuk pelatihan tersebut.

(Peserta pelatihan mencoba melihat kulit pori-pori pada tangan)

(Keseruan peserta pelatihan pembuatan alat peraga sains)

Kali ini kami akan mencoba membagikan tutorial atau cara membuat mikroskop dengan smartphone yang kita miliki, terlepas dari merk apapun smartphone-nya yang penting telah dilengkapi dengan kamera.

Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat mikroskop ini diantaranya :
- Smartphone (merk apapun, yang penting dilengkapi kamera)
- Lensa (yang terdapat pada laser mainan anak
- Penjepit rambut
- Selotip

Berikut tahapan cara membuatnya :







Itu tadi tahapan membuat alat peraga sains (mikroskop) dengan menggunakan smartphone, semoga bisa menjadi salah satu referensi bagi anda khususnya ibu/bapa guru untuk dapat diaplikasikan di kelasnya masing-masing.


Ditulis oleh ; Dede Ridwan


Selasa, 03 April 2018


Selamat datang di website resmi LPP Salman ITB.
Hari ini, saya akan berbagi tips khusus buat kamu yang sekarang kelas XII SMA/MA/SMK Sederajat yang berniat untuk ikut SBMPTN. Informasi ini sangat penting buat kamu, karena boleh jadi ini adalah tips yang selama ini kamu cari. Mau tau apa saja tips nya???
Mari kita mulai !

Oke, tipsnya akan saya bagi ke dalam dua bagian besar, yakni Akademik dan Teknis Administratif.
Yang pertama, saya akan bahas dari Sisi Akademik. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa SBMPTN itu adalah salah satu jalur masuk PTN melalui tes tulis, dan kamu pasti sudah tau juga, untuk bisa masuk PTN favorit seperti ITB, UGM, UI, UNPAD itu saingannya sangat ketat, terlebih jika kamu memilih jurusan yang termasuk favorit di PTN tersebut. Tapi tidak menutup kemungkinan, kamu bisa tembus PTN favorit yang kamu impikan selama ini, asalkan kamu memiliki niat dan tekad yang bulat untuk mewujudkannya, dan satu lagi strategi yang tepat, jadi baca tulisan ini sampai akhir.
Berikutnya perlu kamu ketahui bahwa di SBMPTN seleksinya pure kompetisi pada saat tes, berbeda dengan SNMPTN banyak faktor  yang tidak kita ketahui, pada seleksi jalur SBMPTN benar-benar mengandalkan kemampuan kamu dalam mengerjakan  soal-soal yang ada di SBMPTN.
So, kamu harus mempersiapkan diri dengan baik terutama sisi akademik kamu.

1#Caranya yang pertama, ketahui gaya belajar kamu ! 
Gaya belajar merupakan cara seseorang dalam menerima atau menyerap informasi dengan baik. Tentunya dengan mengetahui gaya belajar, kamu bisa belajar lebih efektif dan efisien.
Setidaknya ada 3 tipe gaya belajar yang saya singkat jadi AVIKA yakni (Audio, visual, dan kinestetik).


Tipe Auditory, mereka sangat mengandalkan pendengaran dalam menerima informasi, belajar dengan rekaman atau membaca catatan keras-keras bisa menjadi alat bantu belajar yang baik bagi mereka.
Tipe Visual, mereka belajar dengan baik ketika mereka dapat melihat objek yang sedang dipelajari, biasanya mereka lebih senang belajar menggunakan materi visual seperti gambar, diagram, mindmap, warna dan video.
Dan tipe belajar Kinestetik, dapat belajar dengan cepat ketika mereka menyentuh objek dan bergerak secara aktif, alat peraga adalah teman belajar paling tepat bagi tipe ini.

Pada dasarnya kita memiliki ketiga gaya belajar tersebut, namun ada yang paling dominan dan yang kurang. Kalo saya sendiri lebih dominan visual karena lebih senang belajar dengan cara melihat video, gambar, mindmap, warna dll.
Nah, jika kamu ingin tahu lebih detail tentang gaya belajar dan apa gaya belajar yang paling dominan pada dirimu, kamu bisa googling di internet, biasanya banyak kuisioner untuk mengetahui gaya belajar seseorang.
Setelah kamu tau apa gaya belajar yang paling dominan pada dirimu, kamu harus mulai mempelajari bidang atau mata pelajaran yang nantinya akan diujikan di SBMPTN. Untuk kelompok ujian SAINTEK mata pelajaran yang akan diujikan adalah MAFIKIBI kemudian TPA, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Sedangkan untuk SOSHUM mata pelajarannya Sejarah, Geografi, Sosiologi, dan Ekonomi ditambah TPA, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui, pertama soal ujian tulis PTN memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibanding Ujian Sekolah dan Ujian Nasional.
kedua soal TKD baik SAINTEK maupun SOSHUM terdiri dari 60 soal dengan pembagian 15 soal perbidang (Matematika 15, Fisika 15, Kimia 15, Biologi 15) begitupun untuk TKD Soshum, jadi bisa dibayangkan misalkan kita belajar matematika dari kelas  X – XII dari sekian banyak materi yang kita pelajari hanya muncul 15 soal saja.
Oleh karena itu, strateginya 2# pelajari soal – soal ujian tulis PTN tahun – tahun sebelumnya, agar kita terbiasa mengerjakan soal dengan level tinggi dan kita bisa menerawang tipe soal seperti apa yang biasanya sering muncul. Kamu bisa membeli buku kumpulan soal SBMPTN atau googling di internet.


Berikutnya, 3# kamu harus meluangkan waktu khusus untuk belajar secara konsisten, minimal sehari 2-3 jam. Dan khusus buat kamu yang moodian dan cenderung malas, saya sarankan kamu untuk belajar kelompok dengan teman-temanmu yang memiliki motivasi belajar yang tinggi, sehingga kamu dapat terpacu belajar lebih giat lagi, dan jika ada materi yang belum kamu kuasai, kamu bisa meminta bantuan temanmu sebagai tutor sebaya.

Tips yang kedua berkaitan dengan #Sisi teknis administratif
Ini tidak kalah penting untuk kamu ketahui ! Pada tips yang satu ini saya akan membaginya ke dalam tiga bagian (Pra test, Post test dan Pasca test).
Yang pertama Pra test atau sebelum pelaksanaan tes SBMPTN dimulai, dari jauh-jauh hari kamu sudah harus 1# mengantongi informasi umum mengenai SBMPTN, seperti persyaratannya apa saja, prosedur / teknis pendaftarannya seperti apa, biaya seleksinya berapa, jadwal ujiannya kapan dll. Informasi tersebut bisa kamu dapatkan di website resmi SBMPTN www.sbmptn.ac.id

Di kartu peserta terdapat lokasi ujian, pastikan H-1 sebelum pelaksanaan test, kamu sudah 2# survei lokasi ujian. Misal lokasi ujian kamu di Bandung, kampus UPI Siliwangi Gd.FPMIPA Lt.2 Ruang sekian, Posisi duduk sekian. Dan pastikan lokasi toilet dari ruangan kamu berada di sebelah mana, ini juga penting. Karena biasanya orang yang lagi gugup sering ingin buang air kecil.
Malam harinya sebelum menjelang pelaksanaan test, kamu harus 3# pastikan semua perlengkapan yang harus dibawa sudah kamu cek satu persatu, seperti kartu tanda peserta, fotocopy Ijazah yang sudah dilegalisir atau tanda lulus asli, pensil, penghapus dan serutan.

Berikutnya, Post test Pada saat hari H pelaksanaan tes SBMPTN, pastikan kamu 1# datang lebih awal, sehingga kamu bisa beristirahat dan relax terlebih dahulu agar kamu tidak nervous.
Kemudian pada saat test dimulai, 2# kerjakan terlebih dahulu soal – soal yang materinya paling kamu kuasai, dan satu lagi 3# pastikan kamu mendapat skor untuk setiap bidang pelajaran (untuk menghindari adanya nilai mati yang keberadaannya masih antara mitos/fakta)

Last but not least Pasca test 1# kita serahkan hasilnya kepada yang maha kuasa, urusan kita hanya sebatas berdoa dan berusaha sekuat tenaga dan sisanya urusan Allah, karena sebaik-baiknya rencana adalah rencana Allah. Apa yang kita anggap baik belum tentu baik bagi kita dan apa yang kita anggap buruk belum tentu buruk bagi kita. So, keep spirit and consistent !


Ditulis oleh : Dede Ridwan

Kategori Postingan

Popular Posts